Mutiara Hikmah

TERIMA KASIH

Tuhan, terima kasih atas satu kesempatan lagi hari ini untuk membangun awal baru yang tidak lagi tersiksa oleh penyesalan dan luka hati dari kesalahan masa laluku.

Bijakkanlah aku karena penyesalan-penyesalanku, dan mampukanlah aku untuk melupakan rasa sakitnya.

Lembutkanlah hatiku dengan cinta, indahkanlah pikiranku dengan ilmu, dan harumkanlah namaku dengan wibawaMu.

Baikkanlah kesehatanku, giatkanlah tubuhku, beningkanlah hatiku, dan cemerlangkanlah pikiranku.

Aku juga memohon agar Engkau memampukanku melakukan yang selama ini tak mampu kulakukan, dan memberkatiku dengan rezeki yang belum pernah kuterima besaran dan keindahannya.

Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu :

21779_10151359047494355_2038156247_n

1. Shalat Subuh : satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.
2. Shalat Zuhur : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.
3. Shalat Ashar : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup/meruntuhkan ka’bah.
4. Shalat Magrib : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orangtua.
5. Shalat Isya : satu kali meninggalkan tidak akan di ridhoi Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmatnya.

6 Siksa di Dunia Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu :

1. Allah SWT mengurangi keberkatan umurnya.
2. Allah SWT akan mempersulit rezekinya.
3. Allah SWT akan menghilangkan tanda/cahaya shaleh dari raut wajahnya.
4. Orang yang meninggalkan shalat tidak mempunyai tempat di dalam islam.
5. Amal kebaikan yang pernah dilakukannya tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.
6. Allah tidak akan mengabulkan doanya.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Menghadapi Sakratul Maut :

1. Orang yang meninggalkan shalat akan menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
2. Meninggal dalam keadaan yang sangat lapar.
3. Meninggal dalam keadaan yang sangat haus.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu di Dalam Kubur :

1. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit sempitnya.
2. Orang yang meninggalkan shalat kuburannya akan sangat gelap.
3. Disiksa sampai hari kiamat tiba.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Bertemu Allah :

1. Orang yang meninggalkan shalat di hari kiamat akan dibelenggu oleh malaikat.
2. Allah SWT tidak akan memandangnya dengan kasih sayang.
3. Allah SWT tidak akan mengampunkan dosa dosanya dan akan di azab sangat pedih di neraka.

Mengenai balasan bagi orang yang meninggalkan Sholat Fardu: “Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (Hadits Riwayat Tabrani, sanad shahih)

Sumber : Dari Buku Himpunan Fadhilah Amal – Maulana Muhammad Zakariyya Al Kandhalawi hal 107

TAHUKAH ANDA, 7 KEAJAIBAN SETELAH MENANGIS?

ARTI SEBUAH KERINDUAN
Yang terucap dengan lidah kita, tentang Alloh SWT, ridho Alloh SWT, surga, neraka, iman kepada Alloh SWT, Rasulullah SAW dan segala yang hal di seputar Islam. Sudahkan kalimat-kalimat tersebut disaat terucap di bibir, sekaligus dirasa oleh hati nurani kita. Berapakali kita menghadiri diskusi tentang Islam, seminar tentang syariah, perencanaan dalam da’wah dan lain sebagainya. Sebarapa besar makna kedekatan kita kepada Alloh SWT kita rasakan dari segala gebyar aktivitas tersebut. Teringat sabda nabi SAW, ” Ada orang membaca al-Qur’an, akan tetapi bacaannya tidak bisa melewati tenggorokannya.” Artinya ada orang berbicara tentang perjuangan untuk Islam, syariat Islam, Alloh SWT dan lain sebagainya. Akan tetapi pembicaraan tersebut hanya bergema ditenggorokannya saja dan tidak bisa terus meresap kehati.

Ada orang yang sibuk diskusi tentang Islam dan berbicara tentang pemikiran Islam dan Islam akan tetapi diskusi dan pembicaraan tersebut hanya berputar-putar diseputar otak kepalanya dan tidak bisa di hayati oleh hatinya. Ada orang yang lantang suaranya mengajak orang lain kepada Alloh SWT dengan metode penyampaian yang amat menarik, akan tetapi ajakan tersebut hanya untuk orang lain sementara hatinya sendiri tidak merasa terpanggil untuk menyambut ajakan tersebut. Itulah orang-orang yang didustakan oleh Alloh SWT kelak di Akherat. Di dunia mempunyai gelaran kebesaran dalam urusan agama, akan tetapi gelar-gelar tersebut tidak mereka ketemukan di akhirat.
Yang kita lakukan disaat ini dan disaat-saat yang telah lalu dari diskusi tentang Islam dan da’wah.

Yang sering kita suarakan dan kita perdengarkan kepada orang lain tentang iman, surga, neraka dan lain sebagainya. Sudahkan semua itu menjadikan kita semakin takut kepada Alloh SWT, semakin rindu kepada Alloh SWT, semakin mengagungkan Alloh SWT, Rasulullah SAW dan Islam? Pernahkah disaat kita mendiskusikan syari’at Islam, tiba-tiba kita mendengar suara adzan, lalu kita bergegas menyambut seruan muadzin untuk khusu’ shalat berjamaah? Sudahkah kita yang disiang hari sibuk berbicara tentang ridha Alloh SWT, surga dan kerinduaan kepada Alloh SWT, lalu ditengah malam kita mengkhususkan waktu untuk memadu kasih dengan Alloh SWT? Jika ini semua belum pernah kita lakukan, tanyakan kepada hati kita sendiri! Apa makna perjuangan kita tentang Islam, Alloh SWT dan Rasulullah SAW kalau bukan untuk menumbuh suburkan kerinduan kita kepada Alloh SWT? Apa arti sebuah pemikiran tentang Islam, jika bukan untuk menjadikan kita rindu keselamatan di akhirat? Apa arti kalimat yang diucapkan oleh lidah kita tentang kecintaan kepada Alloh SWT dan Islam, jika tidak kita sambung dengan merintih khusu’ dalam ibadah kita kepada Alloh SWT di sepinya malam?
Ya Alloh, pencipta cinta dan kerinduan, jadikanlah kecintaan dan kerinduan kami hanya kepada-Mu dan karenamu!Ya Alloh jadikanlah kami adalah orang-orang yang gemar menyampaikan kebenaran sekaligus mudah untuk mendengarnya! Ya Alloh Jadikanlah kami orang-orang yang menyeru kepada kerinduan kepada-Mu dengan hati dan lidah kami!Ya Alloh jadikanlah kami sebab rindunya hamba- hamba-Mu kepada-Mu! WAllohu a’lam bishshowab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s